Keluarga Cemara #1

Published April 10, 2015 by tikikabum

re_buku_picture_87365

Keluarga Cemara #1

Penulis: Arswendo Atmowiloto

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

ISBN: 978-979-22-9263-3

Tebal: 288 halaman

Kisah sebuah keluarga yang memilih hidup dengan hanya bermodalkan kejujuran. Keluarga yang amat sangat sederhana, terdiri atas Abah, kepala keluarga yang bekerja sebagai penarik becak dan buruh apa saja… Ema, sang ibu yang membuat opak untuk dijajakan putrinya… Euis, si sulung yang kelas enam SD, pernah mengalami masa jaya orangtuanya sebagai pengusaha… Ara atau Cemara yang baru masuk TK… serta Agil si bungsu

Kalau air mata bisa menjadi symbol kebahagiaan, inilah kisah itu.

images

Ada yang familiar sama gambar di atas? Kalau iya, selamat, berarti anda sudah tua! Hahaha

Saya masih ingat dulu sering banget nonton ini. Pas masih SD. Saya masih inget banget juga sama pemeran-pemerannya. Abah, Ema yang sering gonta-ganti pemeran, Euis, Ara yang rela digundul, dan Agil yang cerewet. Saya bahkan masih inget muka pemerannya Pipin, Tante Pressier, Bik Eha, sama Mang Jana. Ah, nostalgia deh…

Tapi nggak akan membahas sinetronnya, melainkan bukunya. Buku Keluarga Cemara edisi ini merupakan cetakan baru. Dicetak pada tahun 2013. Buku ini merupakan gabungan dari 3 buku Keluarga Cemara yang berjudul ‘Keluarga Cemara’, ‘Musik Musim Hujan’, dan ‘Kupon Kemenangan’.

Waktu saya pegang buku ini untuk pertama kali, saya punya ekspektasi yang tinggi banget! Kenapa? Karena saya suka banget sama cerita di sinetronnya. Dimana-mana kan biasanya buku lebih bagus dari film. Dan apakah buku ini mengecewakan saya? SAMA SEKALI NGGAK!

Buku ini sesuai sama ekspektasi saya, atau mungkin bahkan lebih keren dari yang saya pikir sebelumnya kali ya. Cuma emang saya agak dibuat bingung sih awalnya. Soalnya setau saya Agil sama Ara itu manggil Euis ‘Teh Euis’ tapi di buku ini manggilnya ‘Ceuk Euis’.

Ada 39 cerita di buku ini. Tepatnya 15 cerita dari Keluarga Cemara, dan masing-masing 12 cerita dalam Musik Musim Hujan dan Kupon Kemenangan. Terlalu banyak untuk dibahas semua.

Cerita yang paling saya suka adalah Bukan Hadiah Abah, Tangan Abah Tangan Gagah, dan Kupon Kemenangan buat Euis. Bukan Hadiah Abah bercerita tentang Ara dan keluarganya yang menyambut dan merayakan natal. Tentang Ara yang medapat bingkisan Natal berupa dua buah buku tulis dan sebuah pensil gambar, sedang yang lain mendapat mainan bagus. Yang pada akhirnya Ara tahu bahwa bingkisan itu sebenarnya berasal dari orang tua masing-masing anak, bukan dari Ibu Guru. Tangan Abah Tangan Gagah bercerita tentang Ara yang mogok sekolah karena malu. Pipin tetangga mereka yang kaya sekaligus teman sekolah Ara mengatakan Abah adalah tukang tai karena Abah membersihkan kloset di rumah Pipin sampai tangannya belepotan tai. Akibatnya semua teman-temannya mengolok Ara sebagai anak tukang tai. Tapi jawaban Abah kemudian membuat Ara –dan juga saya- merasa bangga.

“Apa yang dikatakan Pipin benar, Ara. Kemarin emang Abah diminta Tante Pressier mebersihkan kloset. Dan Abah diberi upah untuk itu. Abah akan mengerjakan apa saja dengan tangan ini asala halal dan tidak melanggar aturan Tuhan. Tidak ada pekerjaan yang hina asal kita melakukannya dengan baik. Bekerja lebih baik daripada selalu menganggur”. Abah mengambil singkong rebus kemudian memakannya. “Tangan ini bersih, begitu dicuci bersih. Tak apa, Ara. Kau lihat sendiri, kan? Kau tidak malu berjabat tangan dengan Abah? Meskipun tangan ini pernah membersihkan kotoran orang? Abah bisa saja bercerita bahwa Tante Pressier orang yang bodoh dan jorok karena tidak bisa menggunakan kloset. Tapi bukan maksud Abah untuk mencari kesalahan orang”

Aduh pokoknya banyak kalimat yang bisa dijadikan pelajaran deh di sini. Jadi merasa gimanaaaaa gitu. Kayaknya jadi lebih bisa memaknai dan mensyukuri hidup, tsah… hahaha

Kupon Kemenangan Euis isinya tentang Euis dan keluarga yang harus menelan pil pahit kekecewaan karena mereka mengira telah memenangkan sebuah radio, padahal ternyata yang menang adalah ‘Euis yang lain’ yang kebetulan bernama sama.

Sebenarnya masih banyak cerita yang keren, Cuma yah kalo dibahas semua ya nggak bakal selesai dong. Selebihnya baca sendiri ya! Pokoknya recommended banget banget banget lah! Banyak pelajaran yang bisa diambil dari buku ini, dan hebatnya buku ini nggak terkesan menggurui. Saya bahkan berniat untuk menyuruh semua anggota keluarga saya baca buku ini.

Rating:

5

Postingan ini dibuat dalam rangka meramaikan 13 Days Reading Children & Young Adult Literatures

banner-13-days-cl-ya

 

 

Advertisements

One comment on “Keluarga Cemara #1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: